Menyebut nama Makassar, yang teringat pasti masakan tang satu ini “Coto Makassar”, makanan Khas Kota Anging Mamiri. Berikut ini ada satu resep dasar memasak coto Makassar. Anda bisa juga memvariasikannya sesuai dengan selera anda. Selamat Mencoba. Coto Makassar (porsi 8 orang) Bahan: 500 gram daging sapi, bagian sengkel (yang empuk itu, bilang aja ama abang2 [...]
Arsip untuk Januari, 2009
Resep Coto Makassar
Diposkan dalam Kuliner pada 25 Januari 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Coto Makassar
Diposkan dalam Kuliner pada 25 Januari 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Coto Makassar atau Coto Mangkasara merupakan makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini dibuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama atau daging maupun hati. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat, buras maupun [...]
Air Mata Lapindo
Diposkan dalam Cerpen pada 25 Januari 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Air Mata Lapindo Saturday, 24 January 2009 Oleh :Noviana Herliyanti Aku mengelap peluh yang menetes di sekujur wajahku. Tenggorokanku terasa sangat kering.Ingin sekali aku merogoh lembaran uang ribuan yang terselip di saku biar membeli segelas Aqua. Namun niat itu urung seketika aku ingat batuk ayah yang kian parah. Ayah butuh obat lagi. Sementara obat-obat yang [...]
Beasiswa UI untuk Seribu Anak Bangsa
Diposkan dalam Berita pada 18 Januari 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
UNIVERSITAS Indonesia (UI) menyediakan beasiswa untuk seribu anak bangsa yang berupa pembebasan uang pangkal dan pembayaran biaya operasional pendidikan minimal Rp100.000 per semester pada tahun pertama. Pengajuan permohonan dilakukan secara kolektif oleh sekolah masing-masing dengan mengirimkan formulir yang telah diisi dan dilengkapi dengan berkas-berkas berikut ini: 1.Tulisan yang dibuat oleh pemohon mengenai deskripsi diri,cita-cita,dan motivasi [...]
Lakon Mak dan Ayah
Diposkan dalam Cerpen pada 18 Januari 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Adalah Bu Baedah yang memberi tugas menulis cerita tentang keluarga, sebab itu Cut Ida resah dibuatnya.Teman-teman ramai bersorak sila menyobek kertas di halaman belakang buku, menulis nama di pojok atas,duduk termenung sambil memikir. Sebagian juga langsung menulis terilham cepat. Cut Ida pandang Fatimah menulis saksama,ketika Cut Ida tanya apa yang ia tulis.Ia bilang sedang menulis [...]

