Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Kabupaten Selayar’ Category

Potensi SDA yang dimiliki oleh Kabupaten Selayar yang dapat dikembangkan adalah:

• Perikanan, antara lain kerapu, abalone, lobster dan rumput laut yang dapat memenuhi kebutuhan ekspor maupun dalam negeri
• Pertanian, antara lain kelapa, jeruk manis khas Selayar dan jarak pagar yang dapat mendukung program pemerintah dalam rangka pelaksanaan program energi alternative
• Pariwisata, dengan Taman Laut di daerah Takabonerate yang merupakan Taman laut terindah Nomor 3 di dunia. Taman laut ini akan dikembangkan sebagai wisata bahari misalnya diving
• Migas untuk refinery telah ada investor yang bersedia menginvestasikan modalnya dalam pembangunan kilang minyak di Kabupaten Selayar

Berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Selayar tersebut masih membutuhkan berbagai dukungan pemerintah.

Perikanan
Sektor perikanan masih membutuhkan antara lain motorisasi alat tangkap, pengadaan alat tangkap ramah lingkungan, pembangunan SPBN pada 5 kecamatan, pengembangan kawasan budidaya untuk rumput laut, abalone dan lobster dan pembangunan pelabuhan perikanan type C.

Pertanian
Sektor pertanian masih membutuhkan antara lain peremajaan 500 ha tanaman kelapa yang saat ini kondisinya sudah banyak yang tua, perlu adanya peningkatan SDM dan Green House untuk sarana pengembangan buah jeruk manis asli khas Selayar.

Jarak pagar saat ini telah tersedia lahan yang ditanami seluas 450 ha dan masih membutuhkan 10.000 Ha untuk pengembangannya. Untuk itu diperlukan bantuan bibit jarak pagar dan mesin yang diperlukan untuk pengolahannya.

Pariwisata
Sektor pariwisata memerlukan dukungan dalam bentuk penyediaan fasilitas air bersih, jaringan telepon dan pembangunan bandara perintis serta pembangunan pelabuhan laut, pelabuhan home stay dan pengadaan pelayanan diving seta pembangunan jembatan perahu Timur Laut Selayar.

Read Full Post »

Demografi

Demografi

Penduduk Kabupaten Selayar menurut Sensus Penduduk tahun 2008 berjumlah ….. jiwa yang terdiri dari …. jiwa laki-laki dan ….. jiwa perempuan dengan laju pertumbuhan rata-rata …..% pertahun selama periode tahun .. Komposisi penduduk menurut kelompok umur terdiri dari:

* Penduduk usia 0 – 14 tahun sebanyak
* Penduduk usia 15 – 64 tahun berjumlah
* Penduduk usia 65 tahun keatas sebanyak

Penyebaran penduduk berdasarkan wilayah Kecamatan pada tahun 2008:

* Kecamatan Benteng
* Kecamatan Bontoharu
* Kecamatan Bontomatene
* Kecamatan Bontomanai
* Kecamatan Pasimasunggu
* Kecamatan Pasimarannu
* Kecamatan Bontosikuyu
* Kecamatan Takabonerate
* Kecamatan Pasilambena

Read Full Post »

Geologi

Geologi
Kondisi geologi pulau Selayar merupakan kelanjutan dari wilayah geologi Sulawesi Selatan bagian Timur yang tersusun oleh jenis batuan sediment. Struktur geologi Pulau Selayar menunjukkan struktur struktur dan penyebaran batuan berarah Utara – Selatan dan miring melandai kearah Barat. Sedangkan pantai Timur umumnya terjal dan langsung dibatasi oleh laut dalam yang cenderung merupakan jalur sesar.

Statigrafi batuan di Kabupaten Selayar terdiri dari:

• Endapan alluvial dan endapan pantai terdiri atas kerikil pasir,
lempung Lumpur dan batu gamping cral (Qac)
• Satuan formasi Selayar walanae mencakup batu gamping, batu pasir,
batu lempung, konglomerat dan tufa (tmps) yang terdapat disisi
Barat hingga ujung pulau Selayar.
• Satuan formasi batuan gunung api camba, meliputi breksi, lava,
konglomerat, dan tufa yang terdapat pada bagian Selatan pulau
Selayar.
• Formasi camba, terdiri dari batuan sediment laut berseling dengan
batuan gunung api (Tmc) terdapat pada sepanjang pantai Timur
pulau Selayar.
• Formasi walanae, terdiri dari batu pasir, konglomerat, tufa, batu
danau, batu gamping, napal (Tmpv) terdapat pada ujung bawah
pantai Barat pulau Selayar.

Read Full Post »

Topologi dan Iklim

Dipandang dari sudut tofografinya Kabupaten Kepulauan Selayar yang mempunyai luas kurang lebih 1.188,28 Km persegi (wilayah daratan) dan terdiri dari kepulauan besar dan kecil serta secara administrative terdiri dari 9 (sembilan) kecamatan, 63 desa dan 7 kelurahan adalah varatif dari yang datar hingga agak miring. Sementara itu tipe iklim di wilayah ini termasuk tipe B dan C, musim hujan terjadi pada bulan November hingga Juni dan sebaliknya musim kemarau pada bulan Agustus hingga September. Secara umum curah hujan yang terjadi cukup tinggi dan sangat dipengaruhi oleh angin musiman.

Karakteristik daerah atau Topografi Kabupaten Selayar terdiri dari:
* Batuan Induk Vulkanik
Terbentuk dari pertemuan jalur pegunungan muda sirkum mediterrania dan sirkum pasifik, yang membentuk daratan Selayar adalah batuan yang cukup mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, oleh tenaga oksigen yang berlangsung lama, batuan itu lapuk membentuk tanaman yang subur ini oleh pengaruh tenaga oksigen, dapat berubah menjadi tanah karang seperti tanah laterit. Sebab itu perlu tindakan-tindakan konservasi, seperti sengkedan pada tanah-tanah miring. penggiliran tanah, pemupukan dll.

* Bentang Alam (Nataral Landscape)
Dataran Selayar yang terjadi karena tenaga endogen (pengangkatan dan pelipatan) kemudian kemudian disususl dengan tenaga oksigen, membentuk betang alam (natural landcape) yang beraneka ragam seperti:
1. Pegunungan dengan ketinggian rata-rata 800 meter sehingga tidak cukup untuk terjadinya hujan orografis pegunungan, dipunggungnya hutan tutupan,dan di lerengnya perkebunan tanaman pohon kerea dan berakar panjang serta berumur panjang. Tanaman dengan pohon lunak seperti vanili, merica, kentang, kol, dll diperlukan sengkedan untuk mencegah erosi dan longsor.

2. Daerah curam, aspek geografisnya adalah kawasan hutan (hutan tutupan) untuk mencegah longsor
3. Daratan tinggi, aspek geografisnya, adalah
* Baik untuk pemukiman, karena udara sejuk dan drainasenya mudah diatur dan tidak tergenang
* Perkebunan bagi tanaman budi-daya yang memerlukan udara sejuk, seperti cengkeh, jagung Mexico, dll
* Horti kultura, seperti sayur mayur, kentang bunga-bunga dan bonsai.
* Pusat-pusat kesehatan seperti sanatorium
* Pusat-pusat pelatihan, kantor-kantor, hotel-hotel, tempat rekreasi, dll

4. Daerah-daerah ledok dan lembah, aspek geografisnya adalah:
* Tempat akumulasi/persedian air untuk daerah sekitarnya. Dengan pompanisasi dapat dialirkan ke daerah-daerah ketinggian.
* Daerah pertanian tanaman pangan, seperti sayur mayur kangkung, bayam jagung lokal, kaca-kacangan dll.

5. Tanah daratan rendah, aspek geografisnya adalah:
* Untuk perkebunan, seperti kelapa dan coklat
* Untuk pertanian menetap, seperti sawah dan huma.

6. Tanah rawa-rawa, aspek geografisnya adalah:
* Kawasan pohon nipa, tempat ikan tempat bertelur, bahan baku gula merah dan atap tradisional yang indah dan sejuk.
* Empang dan pembuatan garam
* Kawasan bakau, tempat ikan bertelur dan berlindung, serta mencegah abrasi

7. Daerah berbukit-bukit dan tanah bergelombang, aspek geografisnya adalah:
* Baik untuk pemukiman, sebab udara sejuk, drainasenya mudah diatur, diwaktu malam nampak indah bagai pelaut yang menuju ke Selayar
* Perkebunan, tanaman budi daya seperti cengkeh, coklat dan kelapa.
* Pertanian tanaman pangan seperti jagung dan padi, tetapi harus bertaras supaya tidak terjadi erosi.

8. Daerah Aliran Sungai (DAS)
* Daerah aliran sungai (DAS), aspek geografis satu-satunya adalah kawasan hutan hidrologi (hutan tata air).

9. Daerah berbatu-batu
* Daerah yang berbatu-batu di bagian utara, aspek geografisnya hutan tutupan. Baik juga untuk hutan produksi, seperti jati dan holasa (kayu bitti). Hanya eksploitasinya tebang pilih dan tebang ganti. Rerumputan, untuk pakan ternak.

Read Full Post »

Selayang Pandang Kabupaten Kepulauan Selayar
Kabupaten Kepulauan Selayar (dahulu Kabupaten Selayar) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Benteng dengan luas wilayah 903,35 km² dan memiliki jumlah penduduk sekitar 100.000 jiwa. Kabupaten Kepulauan Selayar terdiri atas 11 kecamatan yang dipisahkan oleh lautan.

Read Full Post »

Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.